10 Alat Musik Ritmis Wajib Kamu Tahu

alat musik ritmis – Saat membicarakan tentang berbagai instrumen ritmis, maka kita akan menemukan banyak sekali jenisnya. Dan jika kamu termasuk orang yang sangat menyukai musik ritmis ini, pastinya akan sangat akrab dengan daftar instrumen berikut ini. Maka dari itu kami sudah memberikan rangkuman seputar alat musik ritmis populer yang tentunya wajib kamu simak sampai habis. Apa saja daftarnya? Ini dia lengkapnya:

1. Rebana

Rebana mungkin menjadi alat musik ritmis pertama yang terlintas dalam pikiran ketika kita memikirkan perkusi, dan untuk alasan yang baik. Dari The Beatles hingga Top 40 hari ini, Anda dapat menemukan rebana di hampir setiap belokan. Itu karena rebana adalah instrumen yang sangat kuat dan fleksibel. Dapat digunakan untuk bermain bersama dan memperkuat ritme, menonjolkan ketukan tertentu dengan hit satu kali, dan bahkan digunakan untuk membuat efek suara berderak. Ketika digunakan dengan selera tinggi, itu membawa banyak ke meja. Dan sederhananya, tidak ada yang memuji set drum seperti rebana.

Rebana dalam alat musiki ritmis memang memiliki fungsi yang sangat kuat dan wajib untuk dihadirkan. Karena tanpa kehadirannya bisa saja alunan musik yang dimainkan bisa sangat tidak beraturan. Dengan adanya alat ini, permainan musik bisa sangat nyaman untuk didengan di telinga. Jenis alat musik ritmis satu ini jug termasuk paling mudah untuk didaptkan karena keberadaannya yang sangat umum dan ada di mana – mana.

2. Konga

Juga dikenal sebagai tumbadoras, alat musik ritmis ini terbuat dari drum kayu yang membran atau kulitnya dikencangkan dan dipukul dengan tangan. instrumen ini berasal dari Afrika dan memiliki kehadiran yang luas saat ini dalam beberapa ritme Latin seperti merengue dan salsa. Permainan instrumen musik satu ini biasanya diadakan pada saat acara – acara khusus.

Mengingat fungsinya begitu vital dalam sebuah pertunjukan musik, banyak sekali dari pemain alat musik ritmis ini juga menjadikannya sebagai peganayan dalam sebuah pertunjukan musik. Sering tidak disadari jika tanpa alat ini maka sebuah pertunjukan atau permainan musik bisa sangat tidak bagus. Ketika sedang berbicara seputar manfaat dari alat satu ini, jelas sekali kita akan menemukan suara yang begitu khas dan nyaris tidak bisa ditemukan di alat musik ritmis lain.

3. Kendang

Kendang atau lebih dikenal dengan gendang merupakan alat musik ritmis yang cukup populer di Indonesia. Alat musik ini termasuk dalam alat musik ritmis. Kendang berfungsi sebagai instrumen dan gamelan dalam adat Jawa dan Sunda. Fungsi gendang adalah untuk mengatur tempo dan ritme. Drum tidak hanya satu jenis tetapi banyak jenis, antara lain: Kendang kecil atau disebut ketipung.

Alat musik ritmis ini biasanya muncul dalam berbagai permainan musik karena memiliki fungsi sebagai penyeimbang ritme, memperindah harmoni, dan membuat musik menjadi semakin nyaman alunannya. Saat dimainkan kebanyakan akan membuat sebuah alunan musik menjadi lebih cair dan tentunya nyaman untuk didengar.

Kendang medium disebut juga gendang ciblon. Gendang atau kendang gedek, ini adalah pasangan dari kendang kecil yang disebut Ketipung. Ada gendang kosek, ini adalah jenis kendang khas pemain wayang golek Biasanya pembuatan kendang dibuat dari kayu nangka, cempedak atau pohon kelapa, bagian tengahnya dilubangi dan berfungsi sebagai alat musik ritmis.

alat musik ritmis
alat musik ritmis

4. Tifa

Tifa juga termasuk alat musik yang hanya memiliki satu nada, alat musik ini disebut alat musik ritmis tradisional. Tifa merupakan alat musik yang berasal dari Indonesia bagian timur yaitu Maluku dan Papua, bahkan di Papua alat musik Tiaf sudah menjadi identitas mereka. Jika alat musik gendang dipukul mengeluarkan bunyi, alat musik tifa juga dipukul, tetapi suara yang dikeluarkan jauh lebih ringan.

Alat musik ini dimainkan oleh laki-laki dan biasanya juga digunakan dalam mengiringi upacara-upacara setempat. Ada banyak jenis alat musik tifa, beberapa di antaranya adalah sebagai berikut: Tifa jekir, Tifa jekir Potong, Tifa Dasar, Tifa potong, dan Tifa potong. Tifa Bas. Semua jenis tifa di atas memiliki suara yang berbeda-beda, jadi memainkannya agak sedikit sulit karena kami memainkannya sehingga bisa kami mix sesuai irama masing-masing.

Sedangkan alat musik Tifa yang berasal dari Maluku memiliki nama sendiri, mereka menyebutnya tihal atau tahito. Sedangkan di Pulau Aru, gelar lain disebut Titir. Pembuatan alat musik ritmis Tifa menggunakan kayu yang sangat kuat, orang Papua menggunakan kayu lenggua. Ini adalah kayu dengan kualitas nomor satu karena kuat dan memiliki ketebalan yang baik.

5. Kastanyet

Kastanyet adalah salah satu alat musik ritmis di Indonesia. Kastanyet adalah alat musik tradisional yang terbuat dari sepasang kayu atau gading dengan bentuk cekung. Biasanya alat musik ini digunakan untuk mengiringi tarian dari Spanyol. Alat musik satu ini sangat erat kaitannya dengan pesta – pesta di daerah Eropa.

Alat musik kastanyet dimainkan dengan cara digesek dengan ibu jari. Kastanye dipegang dengan tangan kiri dan dimainkan dengan ibu jari tangan kiri. Sedangkan tangan kanan menepuk tangan kiri yang sedang bermain Kastanyet. Dengan memainkan alt musik ritmis satu ini maka keharmonisan dalam permainan musik bisa didapat dengan mudah.

6. Timpani

Timpani termasuk dalam alat musik ritmis, cara memainkan alat musik ini adalah dengan memukulnya menggunakan kayu seperti memainkan alat musik marimba, glockenspiel, vibraphone, dan xylophone. Ukuran timpani besar, sehingga instrumen ini selalu diletakkan di belakang, selain mengutamakan estetika juga menyeimbangkan suara di belakang.

Sepintas, alat musik timpani terlihat seperti telur yang dipotong, sehingga orang Amerika ketika melihat alat musik ini, mereka menyebutnya setengah telur. Jenisnya bermacam-macam, namun jenisnya diperkirakan dari bentuknya yang memiliki ukuran tertentu. Beberapa jenis timpani yaitu timpani 20 inci, 23 inci, 26 inci, 29 inci dan 33 inci yang merupakan jenis timpani terbesar.

7.Marakas
Alat musik Marakas berasal dari Amerika Latin. Juga disebut pengocok rumba, ini adalah instrumen berirama kecil dan sederhana. Alat musik ini bisa dimainkan oleh siapa saja dan bisa kapan saja. Marakas termasuk alat musik kuno yang merupakan peninggalan suku Indian Pra-Columbus. Marakas terbuat dari bagian-bagian yaitu lonceng yang bentuknya seperti telur.

Alat musik ritmis ini terbuat dari berbagai jenis alat musik seperti kulit, kayu, atau plastik. Namun, dahulu pembuatan alat musik Marakas dibuat dari labu tua yang dikeringkan. Di bagian dalam bel harus diisi dengan benda kecil untuk mengeluarkan suara. Kita bisa mengisinya dengan biji jagung, kacang-kacangan atau dengan batu-batu kecil.

Cara memainkan alat musik marakas biasanya hanya dengan mengayunkannya dengan kedua tangan. Namun jangan salah, tentunya dalam memainkannya ada teknik dan strategi tertentu agar suara yang muncul memiliki ritme.

8. Kocokan

Biasa disebut sebagai shaker, merupakaninstrumen perkusi klasik lain. Lebih halus daripada rebana, dapat digunakan dalam banyak konteks yang sama ketika suara kunci rendah. Fungsinya sebagai ritmis dalam pertunjukan musik dan sebagai penyeimbang ritme perkusi

9. Bongo drum

Dengan cerita yang mirip dengan salah satu conga, tetapi ukurannya lebih kecil, alat musik ritmis ini adalah tambore dari kayu asal Afrika yang digunakan seperti bolero. Kegunaannya yang sangat penting meskipun ukurannya mungil, membuat alat ini tidak bisa dipisahkan dari pertunjukan musik manapun.

10. Lonceng Sapi

Disebut juga cowbell atau bel (karena kemiripannya dengan bel yang mereka pasang untuk ternak) adalah alat musik ritmis dan berfrekuensi sedang hingga akut. Ini digunakan secara teratur dalam musik Amerika Latin, khususnya di salsa, tetapi juga hadir di beberapa bagian rock, R & B dan pop seperti yang terkenal dari band Blue Oyster Cult.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page